-->

Carousel

Berita Terbaru

Rabu, 23 September 2026

UAS : Kegiatan Religi Mampu Tingkatkan Pendapatan UMKM





 


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menghadiri acara Zikir Bersama dalam rangka Event Wisata Religi Peringatan Haul Akbar Sulthonul Aulia Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani Tahun 2026. Kegiatan keagamaan tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Baqiyatush Shalihat, Kuala Tungkal, Selasa malam (22/09/2026).


Kehadiran Bupati bersama Ketua TP PKK di tengah ribuan jemaah menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan sekaligus pengembangan wisata religi di daerah.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa pelaksanaan haul akbar tidak hanya menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kecintaan terhadap ulama, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.


Menurutnya, kehadiran jemaah dari berbagai wilayah turut menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.


“Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memfasilitasi kelancaran kegiatan religi ini. Peringatan haul menjadi momentum penting untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil di sekitar kawasan Kuala Tungkal,” ujar Bupati Anwar Sadat.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan Tuan Guru KH. Muhammad Syafi’i Aslam, ulama asal Palangka Raya.


Dalam tausiyahnya, KH. Muhammad Syafi’i Aslam mengajak seluruh jemaah untuk meneladani akhlak, keteguhan iman, serta perjuangan dakwah Islam yang diwariskan oleh Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi, unsur Forkopimda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, para Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, alim ulama, tokoh masyarakat, Ketua GOW, Ketua DWP, serta tamu undangan lainnya.

UAS Hadiri Haul di Pesantren Albaqiyatuhs Shalihat

TANJAB BARAT -  Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menghadiri Haul Akbar Sultanul Aulia Sayyidi Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Serta Milad Majlis Ta'lim Al-Hidayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ke-47 Tahun 2026 di Pondok Pesantren Al-Baqiyatush Shalihat, Rabu (23/09/2026).

‎

‎Haul Akbar yang menjadi salah satu agenda wisata religi sekaligus kegiatan rutin tahunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ulama, masyayikh, tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, jamaah, serta tamu undangan dari berbagai daerah.

‎

‎Turut hadir Wakil Gubernur Jambi, Wakil Bupati Bungo, Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kapolres Tanjung Jabung Barat, unsur Forkopimda, pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Baqiyatush Shalihat, Ketua GOW dan Ketua DWP Kabupaten Tanjung Jabung Barat, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, unsur vertikal, perwakilan Kabupaten Indragiri Hilir beserta rombongan, pimpinan perbankan dan perusahaan, serta para sesepuh, alim ulama, habaib, kiai, tuan guru, masyayikh dan mursyid Thariqah Al-Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah.

‎

‎Hadir pula keluarga besar Ayahanda KH. Muhammad Ali bin KH. Abdul Wahab, para asatidz dan asatidzah, santri, jamaah majelis, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

‎

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Ummul Qur’an yang dipimpin Tuan Guru KH. Abdul Hakim, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ananda Rijalul Fiqri, perwakilan Provinsi Jambi pada cabang remaja putra dalam MTQ Tingkat Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah.

‎

‎Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya haul sekaligus silaturahmi bersama para ulama, masyayikh, santri dan jamaah dalam suasana penuh keberkahan.

‎

‎Menurutnya, peringatan haul bukan sekadar kegiatan seremonial untuk mengenang wafatnya ulama besar, tetapi menjadi momentum untuk meneladani ilmu, ibadah, ketawadhuan dan akhlak orang-orang saleh.

‎

‎“Peringatan haul bukan sekadar agenda seremonial mengenang wafatnya ulama besar, melainkan momentum penting untuk meneladani ilmu, ibadah, ketawadhuan, dan akhlak orang-orang saleh,” ujar Bupati.

‎

‎Bupati menjelaskan, ajaran Sayyidi Syekh Abdul Qadir Al-Jailani sebagaimana tertuang dalam karya beliau Al-Ghunyah, mengajarkan bahwa syariat dan tasawuf tidak dapat dipisahkan. Kedekatan kepada Allah SWT harus tercermin dalam kasih sayang dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.

‎

‎“Nilai-nilai tasawuf tidak hanya hidup di majelis dan masjid, tetapi juga di rumah, pasar, kantor, serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

‎

‎Ia menilai nilai-nilai akhlak tersebut memiliki relevansi dalam pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pembangunan fisik, kata Bupati, perlu diimbangi dengan pembangunan manusia yang jujur, berakhlak dan berintegritas.

‎

‎“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memasukkan agenda Haul Akbar ini sebagai bagian dari event wisata religi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sebagai wujud komitmen membangun daerah yang berkah dan madani,” ungkapnya.

‎

‎Di hadapan para santri dan generasi muda, Bupati juga mengajak agar menjadi generasi yang kuat dalam ilmu agama, bersih hatinya, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan keterampilan zaman.

‎

‎“Daerah kita membutuhkan generasi yang religius sekaligus profesional,” tegasnya.

‎

‎Mengakhiri sambutannya, Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Baqiyatush Shalihat, para masyayikh, ulama dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan sukses dan khidmat.

‎

‎“Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi pondok pesantren ini, menjaga para guru dan ulama kita, serta menjadikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat daerah yang aman, rukun dan sejahtera,” harapnya.

‎

‎Selanjutnya, Wakil Gubernur Jambi dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum haul dan silaturahmi tersebut menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiah serta menjaga persatuan dan kesatuan.

‎

‎Wakil Gubernur juga mengajak seluruh jamaah agar bijak dalam menerima dan menyikapi berbagai informasi maupun isu yang berkembang. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya serta senantiasa menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.

‎

‎Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan Tuan Guru KH. Muhammad Syafi’i Aslam, Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Sifyaul Qulub Samarinda, Kalimantan Timur.

‎

‎Dalam tausiahnya, KH. Muhammad Syafi’i Aslam menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan umat serta bangsa di tengah dinamika perkembangan zaman. Ia mengajak jamaah untuk senantiasa meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, Sayyidi Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, serta para alim ulama dalam kehidupan sehari-hari.

‎

‎Ia juga menekankan pentingnya menanamkan sikap tawadhu dan sifat dermawan sebagai bagian dari akhlak mulia yang perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

‎

‎Seluruh rangkaian Haul Akbar Sultanul Aulia Sayyidi Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Qaddasallahu Sirrahu serta Masyayikh Mursyid Thariqah Al-Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah Tahun 2026 kemudian ditutup dengan doa bersama.

Selasa, 22 September 2026

Pengurus IBI Tanjab Barat Resmi Dikukuhkan Bupati



 TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag.,  mengukuhkan Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Masa Bakti 2023–2028 dalam rangkaian HUT ke-75 IBI Tahun 2026 di Gedung Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Selasa (22/9/2026).


Bupati menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan dan berharap IBI terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, IBI memiliki peran strategis sebagai organisasi profesi dan mitra pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, kader, keluarga, dan masyarakat. Salah satu perhatian bersama adalah menurunkan angka kematian bayi hingga 5,4 per 1.000 kelahiran hidup dan meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap hingga 93,3 persen. Saat ini, cakupan imunisasi dasar lengkap masih sekitar 64 persen sehingga diperlukan langkah yang lebih intensif dan inovatif.


“Ini menjadi tugas kita bersama. Tidak hanya aspek kuratif, tetapi juga promotif dan preventif. Kita perlu memberikan pemahaman kepada ibu hamil, ibu menyusui, remaja putri, serta pasangan yang akan memasuki kehidupan rumah tangga mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak,” ujar Bupati.


Bupati juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat. Pemkab Tanjab Barat, lanjutnya, berkomitmen mendukung penguatan tenaga kesehatan dan peningkatan pelayanan hingga tingkat puskesmas dan desa, termasuk mengoptimalkan peran bidan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.


“Teruslah melayani masyarakat dengan perhatian dan sepenuh hati. Pengabdian ibu-ibu sekalian bukan hanya untuk pelayanan kesehatan hari ini, tetapi juga untuk menyiapkan generasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang sehat dan berkualitas di masa yang akan datang,” pesan Bupati.


Sementara itu, Ketua IBI Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Bdn. Safrida, S.Tr.Keb., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Tanjab Barat. Ia mengatakan, HUT ke-75 IBI menjadi momentum refleksi dan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan, solidaritas, profesionalisme, serta sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan bidang kesehatan.


IBI Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini memiliki sekitar 669 anggota yang tersebar di 19 ranting, yang bertugas di rumah sakit, puskesmas, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya.


Safrida mengajak seluruh anggota terus meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga berharap dukungan Pemkab dalam penguatan sumber daya manusia serta program kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, imunisasi, dan program kesehatan lainnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Ketua GOW, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P3AP2KB, kepala puskesmas, para bidan, pengurus IBI, dan tamu undangan lainnya.


Dengan kepengurusan baru, IBI Tanjung Jabung Barat diharapkan semakin solid dan profesional dalam memperkuat pelayanan kesehatan serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas.

Senin, 21 September 2026

Wabub Katamso Dengarkan Pemandangan Umum Fraksi Soal Ranoerda APBD 2027

 


TANJAB BARAT - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan dan Ranperda tentang APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2027, Senin (21/09/2026).

‎

‎Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., didampingi Wakil Ketua II, Hasan Basri Harahap, S.H. Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat paripurna sebelumnya dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 oleh Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

‎

‎Dalam pandangan umum yang disampaikan secara bergantian, seluruh fraksi menyatakan setuju agar Ranperda APBD 2027 dilanjutkan ke tahapan pembahasan berikutnya, dengan sejumlah catatan untuk penyempurnaan arah kebijakan anggaran.

‎

‎Fraksi PDI Perjuangan melalui Doni Indri Saragih, S.Pd., menekankan penguatan kemandirian fiskal dan optimalisasi potensi daerah tanpa membebani masyarakat. Selanjutnya, Fraksi NasDem melalui Melda Arisandi, S.Kom., mendorong agar APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang adil, transparan, terukur, dan memberikan manfaat nyata.

‎

‎Sejalan dengan itu, Fraksi Keadilan Pembangunan melalui Endri Avian serta Fraksi Kebangkitan Bangsa melalui H. Subari, S.Ag., menekankan agar anggaran diarahkan pada peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan dasar, sekaligus menggali potensi PAD.

‎

‎Sementara Fraksi Golkar melalui Nurkholis, S.T., memberikan perhatian pada penguatan ekonomi dan daya beli, infrastruktur, pertanian, perkebunan, pendidikan dan kesehatan. Fraksi PAN melalui Dedi Irawan mendorong peningkatan pendapatan daerah, penggalian potensi lokal, percepatan infrastruktur, ketepatan pelaksanaan program, kesejahteraan masyarakat, serta penurunan prevalensi stunting.

‎

‎Menutup rangkaian pandangan, Fraksi Gerindra melalui Sutejo, S.M., menekankan penguatan PAD, pemerataan infrastruktur, serta penyusunan program yang terinci dan terukur.

‎

‎Dengan demikian, seluruh fraksi menyepakati Ranperda APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2027 untuk dilanjutkan ke tahapan pembahasan, dengan berbagai masukan tersebut menjadi bahan pembahasan antara DPRD dan pemerintah daerah agar kebijakan anggaran semakin tepat sasaran dan mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

‎

‎Rapat turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hermansyah, S.STP., M.H., perwakilan unsur Forkopimda, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator dalam lingkup Pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat,

 perwakilan instansi vertikal, KPU, perbankan, BUMD, insan pers, serta undangan lainnya.

Rabu, 16 September 2026

Katamso : Penanganan Karhutla Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

 


TANJAB BARAT - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., membuka Rapat Koordinasi Lanjutan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu pagi (16/09/2026).

‎

‎Rakor tersebut digelar sebagai tindak lanjut untuk memperkuat pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Tanjung Jabung Barat. Forum ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BMKG, kejaksaan, instansi teknis, para camat, serta perusahaan.

‎

‎Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa penanganan Karhutla memerlukan sinergi seluruh pihak. Tercatat 587 kejadian kebakaran dan 1.249 titik api di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kondisi ini berdampak terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

‎

‎“Penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ini merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi pemerintah, TNI, Polri, perusahaan, dan masyarakat. Perusahaan harus bertanggung jawab terhadap wilayah konsesinya, sementara masyarakat juga perlu terus diberikan pemahaman tentang pembukaan lahan tanpa bakar,” tegas Wakil Bupati.

‎

‎Selanjutnya, ia meminta perusahaan memperkuat pengawasan di wilayah konsesi, memastikan Masyarakat Peduli Api (MPA) berfungsi optimal, serta menyiapkan personel dan peralatan untuk merespons kebakaran dengan cepat. Selain itu, Polres dan Kodim juga diminta memperkuat sosialisasi pembukaan lahan tanpa bakar. Sementara itu, sektor kehutanan diharapkan mendukung penyediaan embung dan kanal di kawasan rawan.

‎

‎Lebih lanjut, Wakil Bupati meminta para camat berkomunikasi aktif dengan perusahaan di wilayah masing-masing. Khusus Camat Tungkal Ilir dan Camat Bram Itam, bersama DPMPTSP dan Dinas Lingkungan Hidup, diminta berkoordinasi dengan kepala desa terkait pengaturan dan pengawasan aktivitas pembakaran arang.

‎

‎“Yang kita perlukan adalah langkah konkret dan sinergi yang kuat. Setiap pihak harus memahami tugasnya, saling mendukung, dan bergerak cepat ketika muncul potensi kebakaran,” lanjutnya.

‎

‎Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hermansyah, S.STP., M.H., yang bertindak sebagai moderator, menyampaikan hasil koordinasi lintas OPD. Dinas Kesehatan menyatakan siap memantau kualitas udara, sedangkan BPBD dan Damkar mendukung penanganan melalui personel dan peralatan yang tersedia. Pemerintah juga menyiapkan langkah penetapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

‎

‎Dalam kesempatan tersebut, BMKG Provinsi Jambi memaparkan analisis curah hujan dan prospek iklim untuk dua dasarian berdasarkan kondisi per 15 September 2026. Paparan tersebut menjadi bahan untuk memantau perkembangan dan potensi cuaca.

‎

‎Berikutnya, Pasi Ops Kodim 0419/Tanjab Kapten Inf. Sigit Purnomo Rico menyampaikan kesiapan personel, pemetaan wilayah rawan, penyiapan sumber air, serta langkah deteksi dini dan penanganan kebakaran, serta Kabag Ops Polres Tanjung Jabung Barat AKP Hermanto, S.H., memaparkan langkah kepolisian dalam sosialisasi, patroli, pemantauan titik rawan, pemadaman dan pendinginan, serta penegakan hukum terhadap kasus Karhutla.

‎

‎Di sisi lain, Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa pemantauan kualitas udara dilakukan melalui 16 puskesmas sebanyak dua kali sehari. Hingga Pembagian masker kepada masyarakat juga telah dilakukan sejak 24 Agustus 2026 untuk mengantisipasi dampak kabut asap.

‎

‎Selanjutnya, Dinas Perkebunan dan Peternakan menekankan penerapan pembukaan lahan tanpa bakar atau zero burning, deteksi dini, respons cepat, serta penguatan kelembagaan bagi pemegang IUP. Pencegahan dinilai perlu dilakukan sejak potensi kebakaran teridentifikasi.

‎

‎Pada kesempatan yang sama, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat mengingatkan bahwa tanggung jawab hukum dalam penanganan Karhutla tidak hanya berkaitan dengan tindakan yang dilakukan secara sengaja, tetapi juga dapat mencakup kelalaian. Setiap pihak yang bertanggung jawab di wilayah kerja masing-masing diminta memastikan instrumen pencegahan, personel, dan peralatan siap digunakan.

‎

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi penanganan Karhutla.

‎

‎Pada akhir rakor, Wakil Bupati menegaskan bahwa hasil pembahasan harus ditindaklanjuti melalui tindakan nyata. Ia juga menyoroti keterlibatan perusahaan. Dari 37 perusahaan yang diundang, baru 13 perusahaan yang hadir dalam forum tersebut.

‎

‎“Kami meminta perusahaan yang memiliki tanggung jawab di wilayah konsesinya untuk hadir dan terlibat secara aktif. Jangan menunggu api membesar baru bergerak. Data harus lengkap, personel dan peralatan harus siap, serta seluruh persyaratan operasional harus dipenuhi,” tegasnya.

‎

‎Menurut Wakil Bupati, kesiapsiagaan tidak cukup dibahas dalam forum koordinasi, tetapi harus diterapkan di lapangan. Oleh karena itu, hasil rakor diharapkan segera ditindaklanjuti melalui deteksi dini, kesiapan personel dan peralatan, respons cepat, serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan sesuai kewenangan masing-masing.

‎

‎Rakor tersebut turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala DPMPTSP, Manggala Agni, Basarnas, para camat; serta perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Senin, 14 September 2026

Bupati UAS Hadiri Rakor Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor

 


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri Kegiatan Sosialisasi dan Sinergitas Program Pemberian Keringanan Pokok dan Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (14/09/2026).


Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanjab Barat.


Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., tersebut digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemutihan PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).


Dalam sambutannya, Wagub Abdullah Sani menegaskan pentingnya skema opsen PKB dan BBNKB dalam menyokong PAD kabupaten/kota. Berdasarkan data Bapenda Provinsi Jambi, penyaluran opsen PKB dan BBNKB pada 2025 mencapai Rp397,52 miliar—meningkat 26,4 persen dibandingkan dana bagi hasil pada 2024. Rata-rata opsen ini menyumbang hingga 35,99 persen dari total penerimaan pajak daerah tingkat kabupaten/kota.


“Melalui program pemutihan ini, kita tidak hanya memberikan ruang keringanan beban finansial bagi masyarakat, tetapi juga memperbarui akurasi basis data wajib pajak di seluruh wilayah Provinsi Jambi,” ujar Wagub Sani.


Dirinya menambahkan, kunci keberhasilan program ini terletak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan koordinasi antarinstansi yang makin solid. Dengan pelayanan yang memadai, masyarakat diharapkan terdorong untuk memenuhi kewajiban perpajakannya secara tepat waktu.


Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyatakan komitmen penuh untuk mendukung pelaksanaan program keringanan pajak tersebut melalui sosialisasi masif kepada masyarakat daerah agar partisipasi dan animo wajib pajak di Tanjab Barat dapat meningkat secara signifikan.


Kegiatan ini turut dihadiri para kepala daerah, pimpinan DPRD, jajaran Forkopimda, instansi vertikal, serta Kepala Bapenda dan UPTD PPD dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Jumat, 11 September 2026

Lima Pimpinan Baznas Tanjab Barat Resmi Dilantik

 


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., melantik dan mengambil sumpah lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanjung Jabung Barat masa jabatan 2026–2031 di Ruang Pola Utama Kantor Bupati, Rabu (09/09/2026).

‎

‎Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bupati menekankan agar amanah tersebut dijalankan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

‎

‎Lima pimpinan BAZNAS yang dilantik terdiri dari Ahmad Hadziq, S.H.I., sebagai Ketua; Lukman Hakim, S.Pd.I., sebagai Wakil Ketua I; H. M. Yusuf, S.Pd., sebagai Wakil Ketua II; H. Abdul Faqih, S.Pd.I., sebagai Wakil Ketua III; serta M. Jamil, S.Pd.I., sebagai Wakil Ketua IV.

‎

‎Pengambilan sumpah disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hermansyah, S.STP., M.H., dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat Dr. H. A. Rahman Sayuti, S.Ag., M.H.

‎

‎Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara kelembagaan maupun kepada masyarakat.

‎

‎Menurutnya, potensi zakat di Tanjung Jabung Barat masih sangat besar dan perlu dihimpun secara lebih optimal. Upaya tersebut tidak cukup hanya mengandalkan zakat dari kalangan ASN, tetapi perlu diperluas melalui dunia usaha, perusahaan, sektor perdagangan, perbankan, serta potensi masyarakat di berbagai wilayah.

‎

‎Bupati juga menyoroti pentingnya membangun komunikasi dengan perusahaan yang beroperasi di Tanjung Jabung Barat. Menurutnya, keberadaan perusahaan harus dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar melalui program tanggung jawab sosial dan kolaborasi pemberdayaan.

‎

‎“Zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga memiliki peran besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, potensi zakat harus kita maksimalkan dan dikelola dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Bupati.

‎

‎Ia juga mendorong BAZNAS untuk memperkuat program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk dukungan terhadap madrasah, program bedah rumah, serta berbagai bentuk pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

‎

‎Dalam kaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat, Bupati turut menyinggung pentingnya memperjuangkan komoditas unggulan daerah seperti kelapa dan pinang agar mendapat perhatian dalam kebijakan pemerintah, termasuk melalui koordinasi dengan kementerian terkait. Menurutnya, penguatan nilai ekonomi komoditas daerah pada akhirnya dapat memperluas kemampuan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.

‎

‎Bupati mengajak seluruh jajaran BAZNAS untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, ulama, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta berbagai unsur masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar penghimpunan ZIS semakin luas dan penyalurannya dapat dilakukan secara tepat sasaran.

‎

‎“Pemerintah daerah siap mendukung dan memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS. Kita ingin zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanjung Jabung Barat,” tegasnya.

‎

‎Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ahmad Hadziq menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah sesuai syariat Islam dan ketentuan yang berlaku. Ia menyebut optimalisasi penghimpunan ZIS menjadi salah satu tantangan sekaligus prioritas kepengurusan yang baru.

‎

‎Ia berharap dukungan pemerintah daerah, ulama, dunia usaha, dan masyarakat dapat memperkuat penghimpunan ZIS. Salah satu gagasan yang akan dikembangkan adalah gerakan “Berkah Sejenjang”, yang diarahkan untuk mendorong infak dan sedekah sekaligus mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

‎

‎Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jambi Sri Rahayu, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terbentuknya kepengurusan baru BAZNAS Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia berharap hubungan kelembagaan antara BAZNAS kabupaten dan provinsi semakin kuat, khususnya dalam penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan, dan pelaporan ZIS.

‎

‎Ia juga mendorong agar potensi ZIS dikembangkan melalui kolaborasi dengan sektor swasta dan perusahaan. Setiap kerja sama diharapkan diarahkan pada program yang produktif sehingga dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat bagi mustahik di daerah.

‎

‎Ke depan, BAZNAS Kabupaten Tanjung Jabung Barat diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, dan tepat sasaran.

‎

‎Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hermansyah, S.STP., M.H., Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Drs. M. Yunus, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Johan Hendry Bororing, S.STP., Asisten Administrasi Umum Ir. H. Agus Sanusi M.Si., Camat Muara Papalik, Sekretaris Camat Tungkal Ulu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat Dr. H. A. Rahman Sayuti, S.Ag., M.H., Wakil Ketua MUI Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Abdul Hakim, S.Ag., pimpinan BAZNAS Provinsi Jambi dan BAZNAS Kota Jambi beserta jajaran, para Kepala OPD, para Kepala Bagian Setda, perwakilan perbankan, serta undangan lainnya.

Pemkab Tanjab Barat Safari Jumat di Muara Papalik



 TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., melaksanakan Safari Jumat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Masjid Nurul Ikhlas, Jalan Lintas Timur KM 71 RT 13, Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Jumat (11/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Ulu.


Dalam kesempatan itu, Bupati Anwar Sadat menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperhatikan kebutuhan masyarakat, terutama dalam pembangunan infrastruktur.


Menurutnya, pembangunan jalan di Dusun Mudo telah masuk dalam perhatian pemerintah daerah dan akan diprioritaskan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.


“Ada jalan di Dusun Mudo yang akan kita bangun. Ini dibutuhkan masyarakat kita di Tanjung Jabung Barat. Memang tidak mudah, banyak usulan dari desa yang masuk. Karena itu kita akan pilih yang benar-benar prioritas,” ujar Bupati.


Ia menjelaskan, wilayah Ulu tetap menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat pelaksanaan sejumlah program pembangunan harus dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas.


Selain pembangunan infrastruktur, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama memasuki musim kemarau.


Bupati mengapresiasi turunnya hujan dalam beberapa waktu terakhir yang turut membantu mengurangi potensi terjadinya karhutla.


“Alhamdulillah kemarin hujan. Ini hasil rekayasa cuaca dari pusat. Kita punya Satgas Karhutla bersama Kapolres, Dandim, dan pihak perusahaan yang wajib ikut serta jika terjadi kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.


Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, termasuk mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah serta meningkatkan keterlibatan perusahaan dalam mendukung program lingkungan di daerah.


Sosialisasikan UHC Prima


Dalam bidang kesehatan, Bupati Anwar Sadat turut menyosialisasikan program UHC Prima atau jaminan kesehatan daerah kepada masyarakat.


Ia menjelaskan, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan menggunakan KTP, dengan ketentuan data kependudukan telah terkoneksi dengan kepesertaan BPJS Kesehatan.


“Cukup menggunakan KTP, masyarakat bisa berobat gratis. Dengan catatan KTP-nya sudah terkoneksi dengan BPJS. Sehingga jika ada kondisi sakit mendesak seperti operasi, jaminan kesehatannya bisa langsung digunakan,” jelasnya.


Selain jaminan kesehatan, Pemkab Tanjung Jabung Barat juga terus meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan dengan menyediakan peralatan medis yang lebih modern.


“Kita punya alat deteksi kanker payudara dan CT Scan Rontgen yang canggih. Ini salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang kita berikan untuk masyarakat Tanjung Jabung Barat,” tambahnya.


Serahkan Bantuan untuk Masjid dan Masyarakat


Safari Jumat juga diisi dengan penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat dan Masjid Nurul Ikhlas.


Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pemerintah daerah menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk mendukung pembangunan halaman dan area parkir Masjid Nurul Ikhlas.


Bupati berharap dukungan terhadap pembangunan masjid tidak hanya berasal dari pemerintah dan masyarakat, tetapi juga dari perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Muara Papalik.


“Perusahaan-perusahaan yang ada di Kecamatan Muara Papalik juga kita harapkan dapat turut membantu pembangunan masjid ini,” harapnya.


Selain bantuan untuk pembangunan masjid, berbagai bantuan sosial dan kemasyarakatan turut diserahkan, meliputi:


1. Dinas Sosial: 30 paket sembako bagi lansia dan dhuafa.

2. Baznas: 40 paket bantuan, terdiri dari 20 paket untuk dhuafa, 10 paket untuk takmir masjid, dan 10 paket untuk anak yatim.

3. Bantuan bedah rumah: 1 unit.

4. Bantuan korban kebakaran: untuk 1 rumah milik Pak Mael melalui Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, dan Baznas.

5. Bantuan kesehatan: susu kaleng bagi 9 ibu hamil dan 2 balita stunting.

6. Bantuan untuk Takmir Masjid Nurul Ikhlas.


Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam memperkuat kepedulian sosial sekaligus memastikan program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Bupati Jadi Khatib dan Imam Salat Jumat


Rangkaian Safari Jumat kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Jumat. Bupati Anwar Sadat bertindak langsung sebagai khatib sekaligus imam Salat Jumat di Masjid Nurul Ikhlas.


Dalam khotbahnya, Bupati mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai panutan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya ketika momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.


Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak lalai dalam melaksanakan salat dan menunaikan zakat, menjaga kejujuran dalam aktivitas perdagangan, termasuk dalam takaran dan timbangan, serta memanfaatkan hari Jumat untuk memperbanyak amal ibadah.


“Allah menjamin kehidupan orang yang memanfaatkan waktu untuk beribadah. Sebaliknya, bagi yang menolak perintah Allah, akan disempitkan rezeki dan urusannya,” pesan Bupati.


Kegiatan Safari Jumat tersebut turut dihadiri Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bappeda, BKAD, Damkar, Camat Muara Papalik, Forkopimcam, perwakilan perusahaan, Kasat Pol PP, Baznas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Nurul Ikhlas.

Kamis, 10 September 2026

Bupati UAS Lantik Pejabat Struktural Pagi ini

 


TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri sekaligus memimpin pelantikan sejumlah Pejabat Manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis (10/09/2026).


Kegiatan pelantikan berlangsung di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta para kepala bagian (Kabag).


Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas organisasi, serta memastikan roda pelayanan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal.


Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari:

dr. Arwin Agus, MM. sebagai Pejabat Administrator/Direktur RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Ns. Yulia Trismawati, S.Kep., MKM. sebagai Pejabat Administrator/Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Randy Pramana, S.AP. sebagai Pejabat Pengawas/Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Rici Julianti, SP. sebagai Pejabat Pengawas/Kepala Subbidang Pendaftaran dan Pendataan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Muhammad Ridwan, SE. sebagai Pejabat Pengawas/Kepala Subbidang Penagihan dan Keberatan I pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas, profesionalitas, dan dedikasi.


Menurutnya, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja perangkat daerah masing-masing.


Bupati juga mengingatkan agar para pejabat tidak hanya memahami tugas dan fungsi secara administratif, tetapi mampu menghadirkan inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Jabatan bukan sekadar kedudukan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”Pesan Bupati dalam sambutannya.


Lebih lanjut, Bupati berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, membangun koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran, serta bekerja secara kolaboratif untuk mendukung pencapaian program prioritas Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


"Kepada saudara yang hari ini yang dilantik, terutama sebagai direktur Rumah Sakit Daud Arif Kuala Tungkal bahwa saudara mempunyai tanggung jawab moral, profesional, dan sosial karena rumah sakit merupakan garda terdepan dalam pelayanan masyarakat sehingga kepemimpinan yang kuat, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan prima sangatlah dibutuhkan."Ucap Bupati.


Pelantikan pada hakikatnya merupakan bagian dari pembinaan karier pegawai serta upaya penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat serta diharapkan dapat beradaptasi, bekerja cepat dan menunjukan kinerja nyata.


Dengan dilantiknya para pejabat tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimistis kinerja organisasi dapat semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Pemkab Tanjab Barat Komitmen Terkait Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat



TANJAB BARAT -  Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat upaya pengurangan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., saat menghadiri Bimbingan Teknis Pengurangan Sampah dan Pembinaan Kelompok Masyarakat di Hotel Masakini Syariah Kuala Tungkal, Kamis (10/9/2026).


Dalam arahannya, Wabup Katamso menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan persoalan persampahan di Tanjung Jabung Barat.


Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat turut berdampak terhadap peningkatan timbulan sampah. Dengan pertumbuhan ekonomi daerah sekitar 5,21 persen, timbulan sampah diperkirakan mencapai 5,5 ton per hari, sementara yang baru tertangani sekitar 33 persen.


“Di balik pertumbuhan ekonomi tersebut terdapat konsekuensi yang harus kita kelola bersama, salah satunya meningkatnya timbulan sampah,” ujar Wabup.


Ia menegaskan, pengelolaan sampah tidak boleh hanya berorientasi pada pengumpulan dan pengangkutan, tetapi harus diarahkan menjadi bagian dari ekonomi sirkular yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.


“Kami ingin pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada kegiatan pengumpulan dan pengangkutan, tetapi dapat dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi sirkular. Sampah harus dipandang sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai ekonomi dan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat,” ungkapnya.


Wabup Katamso mencontohkan pengolahan sampah menjadi paving block yang telah dilakukan masyarakat di salah satu lokasi pengolahan sampah di Tanjung Jabung Barat. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa sampah dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik dan didukung sarana yang memadai.


Karena itu, Pemkab Tanjung Jabung Barat masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat, terutama berupa mesin pemilah, mesin pencacah, dan sarana pengolahan sampah lainnya.


Selain penguatan sarana, pemerintah daerah juga terus mendorong pembentukan dan pengembangan kelompok masyarakat di sejumlah kecamatan agar mampu mengelola dan memanfaatkan sampah secara mandiri serta berkelanjutan.


Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan motor roda tiga dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendukung operasional pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. Katamso berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.


Pemkab Tanjung Jabung Barat juga menyiapkan rencana pembangunan depo sampah di kawasan pintu masuk Kuala Tungkal, sekitar terminal. Depo tersebut akan menjadi tempat pengumpulan sementara sebelum sampah diangkut ke tempat pemrosesan akhir.


Menurut Wabup Katamso, keberadaan depo diharapkan membuat sistem pengangkutan sampah lebih efektif dan efisien. Pemkab juga mempertimbangkan pola kerja sama atau penyewaan kendaraan pengangkut sebagai alternatif untuk menjaga kesinambungan pelayanan persampahan.


Menutup arahannya, Wabup Katamso mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.


“Persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.


Usai arahan Wabup Katamso, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB Dapil Jambi, Elpisina, S.Sos., M.Si., menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.


Elpisina menegaskan, persoalan sampah saat ini bukan lagi sekadar persoalan kebersihan, tetapi telah menjadi persoalan lingkungan dan pemerintahan yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.


Ia mengajak pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya membangun kesadaran bersama dalam mengendalikan sampah. Menurutnya, penanganan harus dimulai dari tingkat paling bawah dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.


“Persoalan sampah harus kita tangani secara bersama-sama. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha maupun seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kepedulian yang sama,” ujar Elpisina.


Ia juga mengapresiasi upaya Pemkab Tanjung Jabung Barat dalam menyediakan sarana dan prasarana persampahan. Di tengah keterbatasan keuangan daerah, pemerintah daerah didorong untuk terus berinovasi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.


Elpisina berharap hasil bimtek tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dan diteruskan kepada masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengendali Dampak Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Ayu Wulandari, S.T.,  Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjung Jabung Barat,  Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB Dapil Jambi Elpisina, S.Sos., M.Si., Ketua Dewan Syura DPC PKB Tanjung Jabung Barat H. Subari, S.Ag., Sekretaris Dewan Syura DPC PKB Tanjung Jabung Barat Baharudin, S.H., Ketua DPC PKB Tanjung Jabung Barat Muhammad Zaki, S.T., Ketua DKC Garda Bangsa Ahmad Ruzein, S.Sos., Ketua DPC Perempuan Bangsa Hj. Nur Asiah, S.Pd.I., Ketua DPAC beserta jajaran DPRT se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta para undangan lainnya.


Melalui kegiatan ini, Pemkab Tanjung Jabung Barat berharap kapasitas kelompok masyarakat semakin meningkat dan mampu mendorong pengelolaan sampah yang mandiri, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Advertorial

© Copyright 2026 Tigasisi.id | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved